my stage

melayang aku, mengingat saat waktu membawa ku dalam satu dekade penuh dilema dalam diri, diwarnai darah dan sayatan di hati….

panas di dada, sesak hatiku di jejak hidupnya tak kan hilang dengan embun pagi atau siulan maaf yang samar dari hatinya. harapan tulus ini , penujuk arah pencerah hati takan dia mengerti mungkin sampai aku perlahan mulai mati karena keluguannya, keangkuhannya, keindahan yang meracuni seperti ekstasi untuk pendosa yang mati dengan wajah dungu dan ukiran sesal di hati.

dia terlihat suci, meminta simpati karena luka di hati. aku dungu, aku lugu, aku seperti anjing yang meminta tulang sebagai imbalan dan di buang setelah ku cacat. mengemis menjilat menaruh kepala pada derajat yang kuhina hanya untuk tersiksa. seperti ekstasi yang memberi indah sebelum siksa, kenikmatan punuh dosa yang mejerat ku dalam lingkaran pendosa hingga akhirnya nya aku menggila dalam sesak hati.

rasionalisme mati, logika egoisme menguasai diri hingga tingkat tak terjamah batas pemikirannya. jari jari ini memainkan tali dimana aku memainkan sendiri sandiwara cerita kemenanganku. dengan segala pemikiran dan gambaran tentang wajah jiwa boneka yang ku pelajari dan ku mainkan sebagai pion di atas panggungku. dengan tangan ku, jari jari yang menari, dan tali yang menghubungkan aku dan semua boneka hidup itu. dengan tali penghubung itu jari jariku memainkan tujuan utama, mencekik ‘dia yang lain’ hingga ku yakin, sampai hari ini telah ku bunuh harga diri dan segala kehormatan ‘dia yang lain’ dan menenggelamkan ‘dia yang lain’ ke dalam pasir derita kehilangan segala.

usai sudah panggungku, ku angkat kepalaku dari derajat yg kuhina dan menaruhnya dengan sombong di atas nisan harga diriku. walau dia dengan segala pemikiran dan pengaruh sang pemilik telapak kaki surganya, telah menyimpangkan segala hikmah, melupakan segala kemungkinan tentang apa yang dia tunggu nanti….

aku tak peduli…

Advertisements

16 Responses to “my stage”

  1. …..

    lo ada angin apa sih nulis ginian?
    ckckckc..

    jadiin lagu Kyu! :mrgreen:

  2. ….

    lo ad angin apa sih nulis ginian??

    hmm…

    tp boleh juga tuh. gak jadiin lagu aj? :mrgreen:

  3. kepanjangan atuh klo di jadiin lagu.. πŸ˜€

    klo pun ini di rinkas jadi sebuah lirik kaya na ga sesuai sama imej mondai yang mau gw bangun… πŸ˜€

  4. wew.. lo gak sedungu yang gw kira ternyata! :mrgreen:

  5. hahaha… saya dungu kok.. πŸ˜€

  6. wah, tulisannya keren abis…

  7. maminya jensen XD Says:

    neeeee…. apaan tuuuh XDD
    kamu mabok yaah*tabok*
    kok tiba2 mellow2 in the house???

    kyu,,tapi ini NONJOOK BANGEED!!!!*rasanya kaya bibir mami di tonjok bibir bangjen XXXDDD*

    tapi good words,, kalo melihat yang kaya gitu,,mami jadi ingat fanfic mu yang ngga kunjung kau lanjutkaan??*siapin bom*

  8. “panas di dada, sesak hatiku di jejak hidupnya tak kan hilang dengan embun pagi atau siulan maaf yang samar dari hatinya”. waw seberat itukah, tapi sekarang sudah mulai padam khan apinya dan rasa sesak itu mulai di longgarkan oleh tiupan waktu yang menghembuskan kedewasaan buat lo? gw yakin waktu yang membuat lo lebih bijak dan lebih dewasa,….. sehingga lo bisa menerima apapun yang tuhan suguhkan buat lo hadapi dan lo pelajari…. sumpah tulisan lo bagus gw kasih nilai 90%…. bahasanya lumayan aga berat harus dibaca lebih dari satu kali…. kerennnnnnnnnnn.

  9. niez-nya adit Says:

    klo kamu ga peduli…ya saya juga ga peduli ah… *siyul2

  10. […] lirik lagu ja yah. Seperti yg gw bilang, gw gak ada ide mw posting apa! Ide Niez bagus, Adit juga, Kyu malah resep, Aaron malah curhat, Azka tentang ultah, dan Jo? Kayaknya manusia satu ini gak jelas.. […]

  11. Ini kalo d bikin lagu bisa setengah jam nih lagunya…

    Coba aja bikin ^x^

  12. Aiih… Si Kuda meringkik jadi kyk begini… :mrgreen:

  13. sabar… sabar… *makan kue sambil kipas-kipas*

  14. pink : ga keren kok..:D

    dev : haia!! panjang ama biki lagu!!

    Aroon : huhuhu ntar kesannya kaya maki2 orang ron..

    adit : ini kuda kejepit dit… πŸ˜€

    Dimas : sabar.. emang mesti sabar…

  15. Hahaha… Kalo gitu gw ada Ide buat judulnya: EMOTIONAL SONG!

    = = kalo EMOTIONAL LOVE SONG ntar kayak lagunya DEWA19 lagi…

    lagian gw gak yakin ini LOVE SONG… = =

  16. […] di tarik kembali ke masa lalu, dimana saya memainkan panggung sandiwara kemenangan saya…‘My Stage’. Waktu dimana saya putus asa dengan semua doa namun tetap berharap tentang suatu keajaiban… […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: