Ratapan Seorang Teman….

Dia melihat, dia mendengar, dia dapat berbicara. Segala tindak laku nya menggambarkan hidup yang dia jalani, hidup seorang manusia dengan perjalanan hidupnya. Apa yang dia dapat? Kerap ia bertanya berakaca pada diri, yang membuat nya kadang merasa malu dan menetes air mata, saat sadar dirinya tiada guna…

Belum ia bahagiakan orangtua, belum juga dia raih semua inginnya dan belum dia tegaskan diri nya pada sangpencipta. Apa dia layak hidup?? Apa seorang manusia yang kerap mempertanyakan tujuan hidupnya haruskah tetap bertahan saat ia tak yakin dengan agamanya? Mempertanyakan keadilan tuhan dengan melihat pada dunia kumuh tmpat manusia menangis, memelas untuk tetap hidup juga Tempat para binatang terlantar hingga harus mati kelaparan….

“bahagiakan lah semua orang wahai kawanku”

mungkin itu yang bisa ku katankan padanya
namun saat aKu lihat dia dan ku lihat dunia… semua buatku bertanya.. untuk apa semua mahluk hidup di dunia?? saat tuhan tau semua takdir manusia…

Advertisements

10 Responses to “Ratapan Seorang Teman….”

  1. Tuhan punya jalan untuk umat manusia. Tidak mungkin kehidupan berlangsung dengan kebahagiaan terus menerus. Kehidupan itu lebih indah jika dinamis. Ada sedih, tawa, canda, dan duka. Hidup penuh warna itulah pemberian Tuhan yang terindah kepada manusia.

  2. just walk in the park, kalo kita berpikir “semua udah digariskan” ya jalanin aja sebisa yang kita mampu, lain lagi kalo kita “merasa” bisa mengubah apa yang udah digariskan, hajar dengan semua kemampuan, tegangin otot dan otak sampe batas buat mencapai apa yang kita mau!

    dan jangan sekali-sekali mempertanyakan keadilan tuhan, kalo kita percaya, cukup jalanin aja apa yang udah diperintahkan-Nya, tolong dulu diri sendiri, baru kita ngulurin tangan ke orang lain.!

  3. Besi menajamkan besi, Manusia menajamkan sesamanya.
    GBU

  4. Seperti yang sudah gw jelaskan ke elo.. dan gw bingung mw ngomong apa..

    *garuk-garuk kepala*

  5. @ ayaelectro : yup itu benar…. setuju… tapi beberapa orang ga merasakan dinamis itu sebuah keindahan…

    @ kuroza : kenapa harus bejlan seperti itu? *hey!! knp gw ga bisa komen ke blog lo yah???”

    @ pujangga : karena manusia ga bisa hidup individu?? tapi.. beberapa manusia selalu menngindividukan diri mereka secara egois….

    @ desya : gw inget kok apa yang lo bilang… ne~ sedang gw pikirkan sya….

  6. @Kyu:
    yah, tujuan yang utama hidup kan untuk mati :), biar bisa selamet di dunia setelah kematian ya banyak2in tabungan pahala, simpel kan, cukup lakukan yang baik dan jauhkan yang batil.. *doong*..

  7. ehm … gw ga tau mau koment apa coz otak gw lagi ga konek ^^

    but untuk apa manusia hidup d dunia? kadag gw bertanya utuk apa gw lahir kedunia yang penuh dosa ini dan kenapa gw harus hidup untuk menjalanina

    n may Tuhan udah ngatur apa yang harus di gariskan…. walaupun terkadang kita berfikir bahwa Tuhan ga adil tapi bagi Tuhan itu adalah adil. yach yg jelas jalanin aja dengan sebaik2nya sampai akhir hayat menjemput

  8. niez-nya adit Says:

    bersyukurlah karena sudah dihidupkan, diberi waktu, dan banyak lagi…

  9. ah kyu.. terkadang, ketika semua pertanyaan seperti itu hinggap di benak kita.. kembalikanlah pada hati nurani kita.. jika kita belum mengerti tujuan hidup dan sebagainya, bahkan meragukan agama kita sendiri, ikuti kata hati.. hati tau apa yang baik dan benar.. jadi dengerin aja dulu kyu, semoga akan menuntun kita ke jalan yang benar juga.. amiin..

  10. @you : wakarimasta…

    @ niez : hmm coba nanti ku bilangin pada teman ku itu.. 😀

    @ azka : follow my heart?? i’ll try 😀 sankyu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: