Archive for the sisi lainnya si kuda dungu Category

Boku wa Toumei Ningen Sa

Posted in sisi lainnya si kuda dungu on April 5, 2009 by Kyu

Boku wa Toumeningen Sa…!!!
Yeah!! Gw Tidak terlihat!!! onion15.gif

Kenapa Tidak terlihat? Gw jgua ga tau onion72.gif
Tapi Akhir2 ini gw Ngerasa kaya ga terlihat. Tenang aja, klo gw ngaca tampang Bishionen gw masih bisa terlihat jelas kok onion13.gif , Kalo gw jalan juga masih di lirik sama om2 senang *loh kok* onion32.gif

Okeh kembali ke laptop
Pernah ga lo ngerasa klo orang2 mulai memikirkan tujuan hidup mereka pribadi? onion21.gif
Yup peradaban di kota ini udah semakin mebusuk onion56.gif, banyak orang hanya memikirkan tujuan utama pecapaian hidup mereka dan bahkan menelaah kesalhan orang hanya untuk meringankan beban mereka…

gw rindu sama tanah kosong pdang rumput dan rumah2 sederhana dimana ga ada proyek busway yang membuat jalan macet ato proyek apartment yang kadang ganggu telinga gw yang lagi asik denger musik dari headset. Dimana semua orang sling member air untuk tetangganya, atau berbagi menu makan malam. Indah ga sih? onion52.gif Okeh kayanya gw terlalu sering main RPG onion87.gif XD XD XD Tapi coba deh kalian liat negara maju yang ga harus penus sesak sama kendaraan setiap harinya. ‘Good Air’, Tapi bukan itu yang penting. Mungkin Dunia sekarang ini terlalu damai jadi kita yang hidup dlam satu negara ini udah ga punya tujuan yang sama untuk mebangun sebuah kehidupa. ngebuat kebanyakan dari mereka udah punya tujuan yang ruang lingkupnya sempit.

Politik, ekonomi, hukum, dan segala tata negara yang di buat untuk membantu mewujudkan sebuah negara yang kuat sekrang malah jadi sesuatu yang merumitkan sosialisasi. Politik menjdi ajang perebutan kekuasaan, Ekonomi telah menjerat para manusia desa ke kota dengan harapan semata dan bukan dengan keahlian spesifik membuat mereka dan keturunannya terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Hukum yang seharusnya mempermudah suatu proses penegak kebenaran sudah menjadi mainan untuk mendapatkan uang dan menjatuh kan seseorang. Agama yang seharusnya menjadi pedoman sekarang menjadi sangat eksklusif sampai  bisa membuat para peyakinya tidak memiliki sebuah harmoni dalam diri mereka untuk lebih perkembang dalam hati. Cepat atau lambat.. Perang akan terjadi lagi… Perbedaan selalu menjadi hal utama dalam sebuah sosialisasi, dan juga menjadi awal kehancuran sebuah peradaban.

Apa kalian pernah mendengar suara dari Bumi? Our Mother Earth? Tuhan menciptakan alam untuk manusia rusak? untuk manusia saling berperang ego? untuk menghakimi mahluk Tuhan lain hanya karena sebuah keyakinan yang terlalu eksklusif? Apa itu semua yang manusia pelajari dari alam ini? atau pemikiran manusia sudah membatu karena terlalu banyak beton yang mengendap di kepala mereka? Atau gw yang udah gila karena terlalu banyak menonton anime jepang? onion41.gif Ahahaha… Gmn kalian naggepinnya ajah.

Bumi ini hanya ingin sebuah kedamaian…
Ia sudah memberikan banyak Pelajaran yang bisa manusia pelajari. Orang bijak selalu bilang, belajar lah dari alam.

Pernah ga kalian mempeljari sebuah kemauan keras dari seekor burung, kesetiaan dari seekor anjing, sebuah keinginan hidup yang tinggi dari ikan paus yang bermigrasi, adaptasi se buah pohon sakura.. dan ilmu pengairan dari seekor platipus.

Loh2 terus knp gw ngerasa ga terlihat? onion10.gif

Hidup di masyarakat seperti ini udah bikin beberapa dari orang yang punya jalan pemikiran seperti gw menjadi muak… Terabaikan? Merasa sendirian dalam sebuah keramaian bukan karena tidak bisa beradaptasi… Hal tersulit dari sebuah perbedaan adalah kesendirian…
Semua orang perbeda, yah gw tau itu.. semua orang punya sesuatu yang special pada diri mereka.. tapi peradaban ini udah bikin kebanyakan dari mereka menjadi samar… dan berwarna sama dimata gw… Orang yang mampunyai sebuah pemikiran baru dan tidak wajar hanya akan di buang, di abaikan, seperti tidak terlihat dimanata mereka…

Feel us… feel Earth’s will

Hidup dalam peradaban ini hanya benar2 mengekang apa yang kami miliki… Kala saja semua orang mau lebih mendengarkan hati mereka untuk bisa melihat lebih dalam dari arti diri mereka masing2… kita akan sama-sama belajar sesuatu yang belum pernah dipelajari… sesuatu yang baru yang tak bisa kalian bayangkan sebelumnya… ilmu jiwa dr dunia.

tapi mungkin akan sulit karena ego yang menyulut emosi para manusia lama yang tidak mencapai harmoni diri…
dan juga… Bumi ini sudah menentukan waktunya.. sebuah peremajaan… dan yang akan kalian tunggu nanti… orang2 baru yang akan merubah peradaban ini. Orang2 yang tak pernah kalian lihat sebelumnya…. onion19.gif

This World will  Change…
And still….
Boku wa Toumei Ningen sa….
onion116.gif

Advertisements

Ratapan Seorang Teman….

Posted in sisi lainnya si kuda dungu on May 22, 2008 by Kyu

Dia melihat, dia mendengar, dia dapat berbicara. Segala tindak laku nya menggambarkan hidup yang dia jalani, hidup seorang manusia dengan perjalanan hidupnya. Apa yang dia dapat? Kerap ia bertanya berakaca pada diri, yang membuat nya kadang merasa malu dan menetes air mata, saat sadar dirinya tiada guna…

Belum ia bahagiakan orangtua, belum juga dia raih semua inginnya dan belum dia tegaskan diri nya pada sangpencipta. Apa dia layak hidup?? Apa seorang manusia yang kerap mempertanyakan tujuan hidupnya haruskah tetap bertahan saat ia tak yakin dengan agamanya? Mempertanyakan keadilan tuhan dengan melihat pada dunia kumuh tmpat manusia menangis, memelas untuk tetap hidup juga Tempat para binatang terlantar hingga harus mati kelaparan….

“bahagiakan lah semua orang wahai kawanku”

mungkin itu yang bisa ku katankan padanya
namun saat aKu lihat dia dan ku lihat dunia… semua buatku bertanya.. untuk apa semua mahluk hidup di dunia?? saat tuhan tau semua takdir manusia…

Ga ngerti ini apa, tapi mencoba nulis dengan spontanitas dan ini hasil nya…..

Posted in sisi lainnya si kuda dungu on March 13, 2008 by Kyu

Sebuah masa lalu yang membusuk dalam ingatan, yang aku coba untuk hilangakan namun terlalu pekat seprti noda hitam pada kain putih, yang selalu meninglkan bekas yang dalam.

Ramai di luar, namun aku sepi didalam. Saat kadang kehampaan datang, semua menghitam. aku tak lagi ramai di luar namun diam dalam keramaian. Saat aku mulai menyadari semua ketidak stabilan ini, aku mencoba menjelaskannya pada diri hingga aku mengerti kenapa aku ini. Lembar lembar kertas maya sebagai media, dan jari jari ku yang tidak lagi memaikan boneka hidup, sekarang menyusun huruf menjadi kata demi kata, tanpa tau tata cara, aku hanya menjadi apa yang aku inginkan untuk mencoba menuturkan pola pemikiran, tujuan, atau sebuah karya yang menggambarkan aku di dalamnya. namun jawaban “siapa aku” tak juga terjawab.

Siapa aku? Seorang bertopeng senyum dengan tangisan sayup di mata, atau hanya orang yang haus kasih sayang? Entahlah… mungkin aku hanya pendusta dungu untuk diriku sendiri. Entah sejak kapan aku menghitam, merasakan kesunyian malam dalam cerah siang dan terasing dari semua orang yang memanggil nama ku di sela kehidupnya. Saat aku tersadar aku hanya sendirian… berpikir dengan caraku sendiri, menulis naskah kehidupan dalam hitamnya hati seorang dungu.

aku ingat kata temanku,putih yang pudar di telan hitam mungkin itu lah aku sekarang ini…. hitam pekat yang tak tertolong lagi. mungkin khayalan ku tentang cahay putih hanya kiasan hati semata yang taka akn menjadi nyata, karena aku akan tetap bercahaya dengan hitam ku, cahay hitam yang ceria diluar… namun menangis sendiri di dalam…

my stage

Posted in sisi lainnya si kuda dungu on February 21, 2008 by Kyu

melayang aku, mengingat saat waktu membawa ku dalam satu dekade penuh dilema dalam diri, diwarnai darah dan sayatan di hati….

panas di dada, sesak hatiku di jejak hidupnya tak kan hilang dengan embun pagi atau siulan maaf yang samar dari hatinya. harapan tulus ini , penujuk arah pencerah hati takan dia mengerti mungkin sampai aku perlahan mulai mati karena keluguannya, keangkuhannya, keindahan yang meracuni seperti ekstasi untuk pendosa yang mati dengan wajah dungu dan ukiran sesal di hati.

dia terlihat suci, meminta simpati karena luka di hati. aku dungu, aku lugu, aku seperti anjing yang meminta tulang sebagai imbalan dan di buang setelah ku cacat. mengemis menjilat menaruh kepala pada derajat yang kuhina hanya untuk tersiksa. seperti ekstasi yang memberi indah sebelum siksa, kenikmatan punuh dosa yang mejerat ku dalam lingkaran pendosa hingga akhirnya nya aku menggila dalam sesak hati.

rasionalisme mati, logika egoisme menguasai diri hingga tingkat tak terjamah batas pemikirannya. jari jari ini memainkan tali dimana aku memainkan sendiri sandiwara cerita kemenanganku. dengan segala pemikiran dan gambaran tentang wajah jiwa boneka yang ku pelajari dan ku mainkan sebagai pion di atas panggungku. dengan tangan ku, jari jari yang menari, dan tali yang menghubungkan aku dan semua boneka hidup itu. dengan tali penghubung itu jari jariku memainkan tujuan utama, mencekik ‘dia yang lain’ hingga ku yakin, sampai hari ini telah ku bunuh harga diri dan segala kehormatan ‘dia yang lain’ dan menenggelamkan ‘dia yang lain’ ke dalam pasir derita kehilangan segala.

usai sudah panggungku, ku angkat kepalaku dari derajat yg kuhina dan menaruhnya dengan sombong di atas nisan harga diriku. walau dia dengan segala pemikiran dan pengaruh sang pemilik telapak kaki surganya, telah menyimpangkan segala hikmah, melupakan segala kemungkinan tentang apa yang dia tunggu nanti….

aku tak peduli…

my lonely steps….

Posted in sisi lainnya si kuda dungu on February 21, 2008 by Kyu

seperti dia aku telah melangkah maju. walaupun hari hari tak biarkan dia kembali, jalan setapak sepi ini takan ku sesali
aku yang lalu mungkin seorang dungu, hati yang lugu membawa emosi merasuk kalbu. walaupun waktu melaju menepis ingatan dari jalur kenanganku. sayatan lalu seakan merinduku, menarikku, menghisapku kedalam jejak sang pendosa

biarkanlah sendiri seperti ini, sendiri dan penuh mimpi tentang tuhan, tentang aku, tentang isi dunia yang belum ku jelajahi, tentang apa yang menunggu ku di ujung jalan sepi ini.

jika takdir…. hanya jika takdir mencoretkan namaku untuk bertemu cahaya baru, kan ku benamkan dia dalam lautan kenangan yang tak ku selami selamanya…..